Posted in

Latihan Tes CPNS

BUKUKERJA · PERSIAPAN ASN

Latihan Tes CPNS

Satu tempat untuk latihan SKD dan SKB. Pilih jenis tes, atur simulasi, kerjakan soal, lalu pelajari pembahasannya.

Simulasi CATTimer & navigasiSkor & pembahasan
MULAI LATIHAN

Rancang sesi latihanmu

Pilih jenis tes terlebih dahulu. Rincian materi dan pengaturan akan menyesuaikan pilihanmu di bawah ini.

TES SKD · TWK, TIU, TKP Pilih simulasi campuran atau fokus pada TWK, TIU, atau TKP di pengaturan bawah.

Catatan: SKD dan SKB merupakan tahap seleksi yang berbeda. Pilih SKD untuk TWK/TIU/TKP atau SKB untuk latihan kompetensi sesuai rumpun jabatan. Penilaian dan hasil kedua tes tetap terpisah.

SIMULASI CAT - SKD CPNS

Latihan Tes SKD CPNS

Latihan TWK, TIU, TKP dengan timer, skor, pembahasan, dan analisis AI.

Rincian Tes SKD

Pilih simulasi campuran atau fokus materi TWK, TIU, dan TKP.

Soal di plugin ini original untuk latihan, bukan soal resmi BKN.

Soal latihan original untuk persiapan belajar, bukan soal resmi/bocoran BKN dan bukan jaminan kelulusan. Selalu cocokkan materi dengan pengumuman resmi instansi dan periode seleksi yang dituju.

Tes SKD CPNS (Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil) adalah tahap ujian pertama yang wajib diikuti oleh pelamar CPNS setelah lolos seleksi administrasi, yang dirancang untuk mengukur kemampuan dasar intelektual, wawasan kebangsaan, serta karakteristik pribadi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT BKN).

Struktur dan Materi Ujian SKD CPNS
Ujian SKD terdiri dari 110 soal yang dikerjakan dalam waktu 100 menit (130 menit untuk penyandang disabilitas sensorik netra): 

TWK (Tes Wawasan Kebangsaan): 30 soal

  • Menguji nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara (Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI), dan bahasa negara.
  • Nilai maksimal: 150 (passing grade formasi umum: 65).

TIU (Tes Intelegensi Umum): 35 soal

  • Menguji kemampuan verbal (analogi, silogisme, analitis), numerik (berhitung, deret angka, perbandingan), dan figural (analogi gambar, serial).
  • Nilai maksimal: 175 (passing grade formasi umum: 80). 

TKP (Tes Karakteristik Pribadi): 45 soal

  • Menguji pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya, TIK, profesionalisme, dan anti-radikalisme.
  • Nilai maksimal: 225 (passing grade formasi umum: 166). 

Total Nilai Maksimal: 550 

Ketentuan Penilaian
Sistem Poin:
  • TWK dan TIU: jawaban benar bernilai 5, salah atau tidak menjawab bernilai 0.
  • TKP: jawaban bernilai 1 sampai 5, tidak menjawab bernilai 0 (tidak ada sistem nilai minus).

Kelulusan:
Peserta harus memenuhi passing grade (nilai ambang batas) di setiap subtes untuk bisa lanjut ke tahap perankingan, di mana peserta yang masuk dalam kuota (biasanya 3 kali jumlah formasi) berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). 

Pelajari lebih lanjut mengenai regulasi dan validitas hasil tes melalui pengumuman resmi di Badan Kepegawaian Negara (BKN RI).

————————————————–

Tes SKB CPNS adalah Seleksi Kompetensi Bidang, yaitu tahapan tes lanjutan dalam rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang bertujuan untuk mengukur kemampuan dan karakteristik teknis seseorang sesuai dengan bidang atau jabatan yang dilamar.

Berikut adalah hal-hal penting mengenai SKB CPNS:
1. Waktu Pelaksanaan

  • Dilaksanakan setelah peserta dinyatakan lulus tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
  • Peserta yang berhak ikut SKB adalah mereka yang lolos perankingan, dengan jumlah maksimal 3 kali lipat dari jumlah kuota formasi yang dibutuhkan. 

2. Materi dan Jenis Tes
Materi soal dan bentuk tes SKB sangat spesifik serta berbeda-beda tergantung pada instansi atau jabatan yang dipilih, yang umumnya meliputi:

  • Computer Assisted Test (CAT): Ujian berbasis komputer yang berisi soal-soal substansi atau keahlian teknis sesuai profesi (misalnya soal hukum untuk formasi kejaksaan atau soal pedagogik untuk guru).
  • Tes Praktik Kerja: Menguji keterampilan langsung (seperti kemampuan coding untuk posisi IT).
  • Wawancara: Menggali wawasan, motivasi, dan penguasaan bidang kerja.
  • Psikotes & Tes Kesehatan Jiwa: Menilai aspek psikologis, emosional, dan kepribadian.
  • Tes Kesamaptaan / Fisik: Biasanya diberlakukan khusus untuk instansi tertentu seperti penegak hukum atau perhubungan. 

3. Bobot Penilaian
SKB memegang bobot nilai yang sangat besar dalam kelulusan akhir, yaitu 60%, sementara sisanya 40% berasal dari nilai SKD. Hal ini membuat SKB menjadi tahap yang sangat menentukan bagi peserta untuk lolos menjadi PNS

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *