Home » , , » Tutorial Microsoft Excel untuk Menggunakan Perintah "what-if"

Tutorial Microsoft Excel untuk Menggunakan Perintah "what-if"

Salah satu bagian terpenting dari penggunaan software spreadsheet (Excel) adalah kemampuan untuk melakukan analisa what-if dengan cepat dan mudah. Sebagai contoh, kita bisa menggunakan Excel untuk mengambil keputusan dalam pengambilan fasilitas kredit rumah/mobil, berapa sebaiknya uang muka yang harus kita sediakan, berapa lama kita hendak melunasi fasilitas kredit. Kita bisa melakukan simulasi dengan berbagai macam asumsi tentang suku bunga, jumlah uang muka dan lama pembayaran.

Goal Seek

Dengan menggunakan Goal Seek kita bisa menghitung nilai yang belum diketahui yang diperlukan untuk memberikan hasil tertentu. Contoh, jika diinginkan untuk mengetahui nilai maksimum dari sebuah pinjaman selama 30 tahun jika dibatasi bahwa angsuran per bulan maksimum adalah Rp 2 000 000. Dengan menggunakan Goal Seek, hal ini akan bisa diselesaikan. Gambar berikut adalah worksheet yang diperlukan.
Berikut prosedur yang diperlukan:

Gambar : Goal Seek


  1. Pilih sel A1:B4
  2. Tekan Ctrl+Shift+F3 atau pilih menu Formulas --> Create From Selection untuk mendefinisikan nama bagi sel B1-B4
  3. Window berikut akan muncul 
  4. Gambar :  Create Names From Selection
  5.  Pilih Left column
  6. Letakkan kursor di sel B4
  7. Ketikkan Formula =PMT(Bunga/12;Jangka_Waktu*12;Nilai_Pinjaman)
  8. Pilih kembali sel B4, kemudian pilih menu Data --> What-If Analysis ---> Goal Seek...
    Gambar : Goal Seek
  9. Isikan nilai yang diinginkan seperti pada gambar, lalu klik tombol OK
Data Table

Data Table atau disebut juga Sensitivity Table menunjukkan pengaruh dari satu atau dua variabel pada formula yang menggunakan variabel tersebut. Contoh berikut menunjukkan penggunaan data table dengan satu buah variabel input. Di sini diberikan ilustrasi seandainya hendak mengambil kredit untuk rumah selama 30 tahun. Nilai pinjaman adalah Rp 300 000 000.

Tahapan yang dilakukan adalah sebagai berikut:
  1. Sel B3:B6 diisi dengan suku bunga yang ingin dibandingkan. Sel B3:B6 ini disebut sebagai daerah masukan, karena berisikan nilai yang ingin dibandingkan.
  2. Nilai pinjaman diletakkan di luar daerah data table, dalam hal ini kita letakkan di sel C1.
  3. Masukkan formula =PMT(A2/12;360;C1) pada sel C2.
  4. Pilih Sel B2:C6
  5. Pilih menu Data --->L What-If Analysis -->Data Table...
  6. Masukkan $A$2 pada Column input cell, sesuai dengan formula yang dibuat pada langkah,
Data Table juga bisa dibuat dengan menggunakan dua variabel input. Misalkan yang ingin divariasikan bukan hanya nilai bunga pinjaman tapi juga lama pinjaman.
Untuk menghasilkan Data Table, lakukan prosedur berikut:
  1. Pilih sel B2:F6
  2. Pilih menu Data ---> What-If Analysis ---> Data Table...
  3. Masukkan $A$2 pada Column input cell dan $B$1 sebagai Row input cell
« Prev Post Next Post » Beranda

Tokoh Penemu Terpilih

Artikel Menarik !

 
"Indahnya Berbagi Walau Hanya Selembar Kertas Bekas"
hibahkan Skripsi, Tesis, Jurnal, Buku, untuk disalurkan ke yang membutuhkan melalui website kami. dengan cara mengrimkan softcopy ke email: bukukerjakita@gmail.com

COPYRIGHT © 2014. ALL RIGHTS RESERVED
[Valid Atom 1.0]