Home » , » Prinsip-Prinsip Penelitian Kualitatif

Prinsip-Prinsip Penelitian Kualitatif

Dalam Penelitian Kualitatif terdapat beberapa prinsip, Chadwick, 1991: 234-239 membagi prinsip-prinsip penelitian kualitatif adalah Sebagai berikut:
  1. “Pengalaman” merupakan cara yang terbaik untuk memahami perilaku sosial.
  2. Metodologi kualitatif mengacu pada strategi penelitian yang memungkinkan peneliti memperoleh informasi tangan pertama mengenai masalah sosial empiris yang hendak dipecahkan.
  3. Metodologi kualitatif memungkinkan peneliti mendekati data sehingga mampu mengembangkan komponen-komponen keterangan analitis, konseptual dan kategoris dari data itu sendiri.
  4. Penelitian kualitatif mengandaikan interaksi dengan:  (1) orang yang sedang diteliti, (2)pemahaman budaya subyek penelitian, termasuk nilai, kepercayaan, pola-pola perilaku, dan bahasa, (2) perasaan, motif dan emosi subjek penelitian. Atau, dengan kata lain: memasuki “jiwa dan pribadi” orang lain.
  5. Sebagian peneliti kualitatif menolak metode kuantitatif ilmiah (karena dinilai memaksakan teori yang kaku dan mengubah subyek yang ingin didalami oleh peneliti), namun sebagian lain menerima dan memanfaatkannya sejauh membantu melukiskan realitas sosial dari segi pandang subjek, dan bukannya dari sudut pandang pengamat.
  6. Banyak peneliti kualitatif berpendirian bahwa untuk memahami secara tepat perspektif orang lain, peneliti harus sesedikit mungkin melibatkan ide-ide atau teori-teori tentang pengukuran. Idealnya, peneliti sebaiknya melibatkan dirinya dalam interaksi dengan subjek penelitian dan lingkungannya, dan membiarkan bahasa penggambaran dan kesadaran tentang pola-pola tingkah laku muncul dari keterlibatan yang mendalam dengan subjek penelitian.
Adapun Kelebihan Penelitian Kualitatif adalah sebagai berikut:
  1. Pengamatan perilaku berdasar “latar alamiah” meningkatkan pemahaman peneliti tentang subjek penelitiannya, karena peneliti berhubungan dengan subjek dalam dunianya sendiri, dan bukannya dalam dunia tidak wajar yang diciptakan oleh peneliti (sebagaimana dimungkinkan dalam laboratorium eksperimen big sciences). Pengamatan partisipan memungkinkan adanya konteks pemahaman yang lebih banyak, sehingga lebih peka terhadap aktivitas-aktivitas ganjil atau sulit diterangkan, serta implikasi yang muncul darinya.
  2. Memungkinkan untuk “memahami sudut pandang penduduk asli, hubungannya dengan kehidupan, untuk menyadari pandangannya tentang dunianya”. Keluwesan penelitian kualitatif memungkinkan peneliti untuk “terkejut”, mengalami dan mengetahui peristiwa-peristiwa atau kondisi-kondisi yang tidak terduga pada saat perancangan penelitian.
« Prev Post Next Post » Beranda

Tokoh Penemu Terpilih

Artikel Menarik !

 
"Indahnya Berbagi Walau Hanya Selembar Kertas Bekas"
hibahkan Skripsi, Tesis, Jurnal, Buku, untuk disalurkan ke yang membutuhkan melalui website kami. dengan cara mengrimkan softcopy ke email: bukukerjakita@gmail.com

COPYRIGHT © 2014. ALL RIGHTS RESERVED
[Valid Atom 1.0]