Home » , » Metode Matriks untuk Penentuan Dampak

Metode Matriks untuk Penentuan Dampak

Matriks adalah metode untuk menentukan dampak melalui interaksi antara penyebab dampak, yaitu aktivitas yang akan dilakukan dalam pembangunan, dan faktor lingkungan hidup yang akan terkena dampak. Oleh karena itu matriks disebut dengan daftar uji dua dimensi antara unsur aktivitas pembangunan dan lingkungan hidup. Dalam matriks umumnya daftar uji aktivitas pembangunan ditulis dalam sumbu horisontal atas dan faktor lingkungan hidup pada sumbu vertikal kiri.
Foto: Illustrasi
Ada beberapa metoda matrik yang sangat terkenal antara lain adalah metoda matrik interaksi Leopold, Fisher-Davies, Moore, Philip-Defillipi, Welch-Lewis, dan Lohani-Thank. Ketiga metoda pertama adalah yang sering atau banyak dipergunakan dalam Analisis Mengenai Dampak Lingkungan.
Metoda Matrik Interaksi Leopold
Metoda Leopold ini juga dikenal sebagai ”Matriks Leopold”. Metoda ini mulai dikembangkan oleh Dr. Luna Leopold dan teman-temannya di Amerika Serikat pada tahun 1971, metoda ini dirancang untuk menganalisis dampak lingkungan pada berbagai proyek konstruksi yang berada di suatu wilayah yang relative masih alami. Metoda inisangat baik untuk memberi informasi hubungan sebab dan pengaruh suatu aktivitas, menunjukan hasil secara kuantitatif, dan mengkomunikasikan hasil.
Metoda matrik Leopold membagi/merinci sebanyak 100 (seratus) macam aktivitas dari suatu proyek dan membagi 88 (delapan puluh delapan) komponen lingkungan (Tabel Matriks Leopold, dalam Munn 2000). Dampak lingkungan dari proyek diidentifikasi dengan membuat interaksi antara aktivitas dan komponen lingkungan.
Metoda Matrik Leopold yang Dimodifikasi
Saat ini banyak orang mengembangkan metoda matrik Leopold dengan nama ”Metoda Modifikasi dari Metoda Leopold” atau ”Matrik Leopold yang Dimodifikasi”. Modifikasi metoda Leopold ini terutama menyangkut beberapa hal:
  1. Banyaknya komponen lingkungan hidup tidak pasti harus 88 unsur, tetapi dapat kurang atau lebih sesuai dengan kondisi lingkungan setempat.
  2. Banyaknya aktivitas proyek tidak harus 100 kegiatan, melainkan dapat dikurangi tetapi ditentukan dan dipilih aktivitas-aktivitas yang menonjol memberikan dampak.
  3. Besaran dampak atau nilai ”magnitude” diganti dengan besaran skala ”Kualitas Lingkungan”, yang ditentukan atas dasar standar baku mutu kualitas lingkungan. Dalam hal ini banyak tim penyusun AMDAL yang menggunakan standar Pedoman Baku Mutu Lingkungan baik dari KEPMENLH (Nomor 02/1988), SK Gubernur atau Perda yang sesuai dengan wilayah kajiannya. Bila standar Nasional belum ada, dapat digunakan standar Internasioanal dari WHO untuk  masing-masing komponen lingkungan.
  4. Skala besaran dan pentingnya dampak lingkungan diganti dengan besaran kepentingan komponen lingkungan terhadap proyek, sektor dan wilayah (lokal, regional dan nasional). Seringkali tidak menggunakan skala 1-10, akan tetapi hanya dibagi tiga skala yaitu: kecil, sedang,dan besar atau menggunakan skala lima yaitu: kurang penting, cukup penting, penting, lebih penting dan sangat penting. Untuk skala besaran dan nilai penting sebaiknya dibuat standar agar dapat digunakan sebagai pedoman.
  5. Pada tabel evaluasi dampak, nilai-nilai tingkat besaran dampak diganti menjadi keadaan atai kondisi kualitas lingkungan (Tabel Skala Penilaian).
Metoda Matrik Fisher dan Davies

Fisher and Davies mengembangkan metoda ini untuk mengidentifikasi memprediksi dan mengevaluasi dampak suatu pembangunan pada suatu wilayah yang kondisinya berubah sangat cepat. Oleh sebab itu metoda ini sangat cocok untuk dipergunakan dalam mengadakan AMDAL pada suatu wilayah yang telah banyak terdapat kegiatan pembangunan.
Seperti halnya metoda matrik yang lain dalam memperkirakan dampak, metoda Fisher-Davies juga melakukan interaksi antara kegiatan pembangunan dan parameter komponen lingkungan. Baik komponen kegiatan yang diduga menimbulkan dampak maupun parameter yang diduga terkena dampak diperoleh dari pelingkupan (scoping).
Matrik interaksi Fisher-Davies merupakan metoda yang menggunakan langkah-langkah cukup panjang, paling tidak terdapat tiga tabel matrik yang harus diisi untuk memenuhi seluruh proses metoda ini.
« Prev Post Next Post » Beranda

Tokoh Penemu Terpilih

Artikel Menarik !

 
"Indahnya Berbagi Walau Hanya Selembar Kertas Bekas"
hibahkan Skripsi, Tesis, Jurnal, Buku, untuk disalurkan ke yang membutuhkan melalui website kami. dengan cara mengrimkan softcopy ke email: bukukerjakita@gmail.com

COPYRIGHT © 2014. ALL RIGHTS RESERVED
[Valid Atom 1.0]