Home » , , , , , » TESIS - Studi Konservasi Bangunan Cagar Budaya : Tinjauan Terhadap Mesjid Di Kota Banda Aceh

TESIS - Studi Konservasi Bangunan Cagar Budaya : Tinjauan Terhadap Mesjid Di Kota Banda Aceh

Banda Aceh merupakan salah satu kota tertua di Indonesia dan banyak menyimpan aset cagar budaya yang tidak ternilai harganya. Salah satu aset cagar budaya tersebut adalah mesjid. Mesjid merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat Aceh. Pada masa lalu, mesjid tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah, namun juga sebagai tempat bermusyawarah, kegiatan sosial budaya masyarakat, dll dimana kegiatan tersebut masih banyak dijumpai sampai saat ini. Pada saat bencana gempa dan Tsunami melanda Aceh, banyak mesjid bersejarah di kota Banda Aceh mengalami kerusakan. Kerusakan mengharuskan mesjid-mesjid tersebut untuk diperbaiki agar dapat difungsikan kembali. Namun yang dikhawatirkan adalah perbaikan kembali terhadap mesjid bersejarah tidak sesuai dengan aturan yang berlaku dalam konservasi bangunan cagar budaya. Dalam penanganan bangunan cagar budaya, harus ada perlakuan khusus terhadap tiap-tiap bangunan dengan didasarkan pada tingkat petensial masing-masing bangunan tersebut. Penelitian ini mengambil tiga objek mesjid bersejarah yaitu Mesjid Raya Baiturrahman, Mesjid Baiturrahim Uleelheu dan Mesjid Teungku Di Anjong. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan kuisioner. 

Metode penelitian yang dilakukan dengan deskriptif analisis yaitu melakukan pemaparan tentang bangunan yang diteliti baik dari segi fisik maupun non fisik, deskriptif kuantitatif yaitu dengan memberikan pembobotan nilai untuk menentukan potensial bangunan dan metode development, yaitu menentukan arahan konservasi terhadap bangunan yang diteliti. Dari hasil penelitian diperoleh, Mesjid Raya Baiturrahman merupakan bangunan cagar budaya dengan potensial tinggi maka arahan konservasi bangunan harus dilakukan dengan cara preservasi, konservasi dan revitalisasi. Mesjid Baiturrahim Uleelheu dan Mesjid Teungku Di Anjong merupakan bangunan cagar budaya dengan potensial sedang, maka arahan konservasinya dilakukan dengan cara konservasi, revitalisasi dan rehabilitasi.

Pada saat bencana gempa dan tsunami melanda Aceh di tahun 2004, banyak mesjid bersejarah di kota Banda Aceh mengalami kerusakan. Kerusakan mengharuskan mesjid-mesjid tersebut untuk diperbaiki agar dapat difungsikan kembali. Namun perbaikan-perbaikan yang dilaksanakan masih belum sesuai dengan kaidah-kaidah konservasi yang berlaku. Ditinjau dari segi konservasi bangunan cagar budaya, penanganan tiap-tiap bangunan terutama pada mesjid bersejarah tidak dapat disamaratakan, tetapi harus disesuaikan dengan tingkat potensial bangunan, ini artinya antara satu mesjid dengan mesjid yang lain mendapat perlakuan yang berbedadalam pelaksanaan konservasinya. Misalkan penaganan antara mesjid bersejarah dengan mesjid masa sekarang, bahkan antara satu mesjid bersejarah dengan mesjid bersejarah lainnya. Harus ada kaidah-kaidah penanganan yang sesuai dengan teori yang berlaku, sehingga akhirnya nilai-nilai fisik sejarahnya tetap terpelihara dengan baik. Hal ini bertujuan untuk memperjelas kedudukan mesjid sebagai tempat bersejarah dan kita dapat mengetahui apa yang harus dilakukan terhadap bangunan tersebut.
Seperti yang telah kita ketahui, pentingnya pelestarian terhadap benda cagar budaya telah diamanatkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya sebagai payung hukum cagar budaya. Bertolak dari pemikiran diatas, maka sangat dibutuhkan sebuah penelitian untuk melakukan studi atau kajian dan memberikan arahan konservasi terhadap bangunan cagar budaya di kota Banda Aceh yang dalam tinjauannya hanya dibatasi pada mesjid bersejarah dan terkena efek langsung dari bencana tsunami.

« Prev Post Next Post » Beranda

Tokoh Penemu Terpilih

Artikel Menarik !

 
"Indahnya Berbagi Walau Hanya Selembar Kertas Bekas"
hibahkan Skripsi, Tesis, Jurnal, Buku, untuk disalurkan ke yang membutuhkan melalui website kami. dengan cara mengrimkan softcopy ke email: bukukerjakita@gmail.com

COPYRIGHT © 2014. ALL RIGHTS RESERVED
[Valid Atom 1.0]