Home » , , , , » BUKU | Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bidang Ketahanan Pangan

BUKU | Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bidang Ketahanan Pangan

Buku Putih Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Iptek Bidang Ketahanan Pangan merupakan dokumen akademik yang berfungsi sebagai bahan referensi dalam pelaksanaan pembangunan iptek bidang ketahanan pangan. Ketahanan pangan didefinisikan sebagai kondisi dimana setiap individu pada setiap saat mempunyai akses fisik dan finansial untuk mendapatkan pangan yang cukup, aman, dan bergizi, sesuai kebutuhan diet dan seleranya untuk dapat hidup sehat dan aktif.

Visi iptek ketahanan pangan 2009 adalah “Teraktualisasinya peran iptek dalam pembangunan ketahanan pangan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan”. Untuk mewujudkan visi tersebut, misi iptek ketahanan pangan adalah mengembangkan: [1] sistem informasi pasar dan profil konsumen, [2] teknologi panen dan pasca panen, [3] sistem transportasi dan distribusi pangan, [4] teknologi budidaya pada agroekosistem sub-optimal, [5] bioteknologi pertanian, [6] diversifikasi sumber pangan, [7] teknologi produksi tanaman, ternak, dan ikan, serta [8] teknologi penangkapan ikan dan pengamanan sumberdaya kelautan.

Sistem informasi pasar akan lebih difokuskan pada pemenuhan kebutuhan domestik dengan teknologi dan ketersediaan perangkat keras yang mampu dikuasai oleh petani, pedagang dan konsumen. Teknologi panen dan pasca panen dikembangkan untuk mengurangi kehilangan hasil, meningkatkan keragaman produk, dan memperpanjang masa ketersediaan pangan. Sistem transportasi dirancang untuk memperluas jaringan dan mempercepat proses distribusi pangan. Teknologi budidaya pada lahan sub-optimal diharapkan mampu menjawab kebutuhan lahan produksi yang terus meningkat sementara lahan subur semakin terbatas, karena dikonversi untuk kepentingan non-pertanian. Aplikasi bioteknologi diharapkan mampu untuk menjadi terobosan dalam rangka percepatan proses manipulasi genetik untuk berbagai kepentingan peningkatan produksi pangan, baik tanaman, ternak, maupun ikan. Untuk percepatan upaya pencapaian kembali kondisi swasembada dan mengurangi ketergantungan pada beras, maka alternatif bahan pangan perlu diperkaya keragamannya, termasuk kemungkinan pemanfaatanpangan asal hutan. Teknologi produksi masih perlu dikembangkan, untuk memperkecil kesenjangan hasil tanaman, ternak, dan ikan. Teknologi penangkapan ikan dan pengamanan sumberdaya kelautan perlu dikembangkan, karena potensi perikanan laut masih sangat besar dan harus mampu dikelola secara lestari dan diamankan dari kemungkinan pencurian ikan oleh nelayan asing dan kerusakan ekosistem laut.

Program penelitian dan pengembangan iptek harus sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat. Keberhasilan litbang iptek pangan tercapai jika teknologi yang dihasilkan diadopsi oleh para pelaku produksi dan/atau pengolah pangan. Setelah teknologi diadopsi, langkah berikutnya adalah peningkatan kapasitas sistem produksinya. Dalam semua tahap kegiatan ini, harus pula dibarengi dengan upaya penguatan kelembagaan iptek. Keberhasilan program difusi iptek akan ditentukan oleh kesesuaian teknologi yang dikembangkan dengan kebutuhan masyarakat, kemampuan masyarakat untuk mengakses dan mengimplementasikan teknologi, serta mekanisme/proses transfer teknologi. Program penguatan kelembagaan iptek mencakup penguatan SDM, sarana dan prasarana, dan pembiayaan kegiatan iptek, serta melalui kerjasama kelembagaan dalam negeri dan internasional. Peningkatan kapasitas sistem produksi mencakup intervensi teknologi pada industri pangan skala rumah tangga/mikro, kecil, menengah dan besar.

« Prev Post Next Post » Beranda

Tokoh Penemu Terpilih

Artikel Menarik !

 
"Indahnya Berbagi Walau Hanya Selembar Kertas Bekas"
hibahkan Skripsi, Tesis, Jurnal, Buku, untuk disalurkan ke yang membutuhkan melalui website kami. dengan cara mengrimkan softcopy ke email: bukukerjakita@gmail.com

COPYRIGHT © 2014. ALL RIGHTS RESERVED
[Valid Atom 1.0]