Home » , , , » SKRIPSI - Analisis Pengaruh PDRB (Produk Domestik Regional Bruto), Tingkat Investasi dan Tingkat Angkatan Kerja Terhadap Tingkat Kemiskinan di Sumatera Utara

SKRIPSI - Analisis Pengaruh PDRB (Produk Domestik Regional Bruto), Tingkat Investasi dan Tingkat Angkatan Kerja Terhadap Tingkat Kemiskinan di Sumatera Utara

Pembangunan Nasional merupakan rangkaian upaya pembangunan yang berkesinambungan yang meliputi seluruh kehidupan Bangsa dan Negara untuk melaksanakan tugas mewujudkan tujuan nasional yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 yaitu : Melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, mewujudkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan social. Sasaran pembagunan khusus bidang ekonomi adalah terciptanya perekonomian yang mandiri dan andal sebagai usaha atas asas kekeluargaan berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dengan peningkatan kemakmuran yang makin merata, pertumbuhan yang cukup tinggi, dan stabilitas nasional yang mantap. Dalam mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan tujuan pembangunan nasional dan sasaran pembagunan nasional, Bangsa Indonesia menempatkan penanggulangan kemiskinan sebagai prioritas utama kebijakan pembangunan nasional. 

Kebijakan penanggulangan kemiskinan merupakan prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RJM) 2004-2009 dan dijabarkan lebih rinci dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) setiap tahun sertadigunakan sebagai acuan bagi kementerian/lembaga dan pemerintah daerah dalam pelaksanaan pembagunan tahunan. Berbagai kebijakan dalam RPJM 2004-2009 diharapkan menurunkan persentase penduduk miskin menjadi 8,2 persen pada tahun 2009. Pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan merupakan masalah besar yang dihadapi Bangsa Indonesia sejak merdeka. Banyak upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kemiskinan namun hasilnya jauh dari memuaskan. Kelemahan pemerintah terletak pada sustainability yang rendah sehingga selesai program semua aktivitas juga akan selesai. Kemiskinan atau kemiskinan absolute adalah situasi penduduk atau sebagian penduduk yang hanya dapat memenuhi makanan, pakaian dan perumahan yang sangat diperlukan untuk mempertahankan tingkat kehidupan yang minimum (Kamus Besar Bahasa Indonesia : 749). 

Deklarasi Coopenhagen mengatakan kemiskinan absolute sebagai sebuah kondisi yang dicirikan dengan kekurangan kebutuhan dasar manusia termasuk makanan, air minum yang aman, fasilitas sanitasi, kesehatan, rumah, pendidikan dan informasi. Menurut Todaro (1998), kemiskinan absolute adalah suatu kondisi penduduk yang hidup dibawah tingkat pendapatan minimum tertentu. Masalah kemiskinan di Indonesia juga ditandai oleh rendahnya mutu. kehidupan masyarakat karena masalah kemiskinan mempunyai kaitan erat dengan masalah sumber daya manusia, tingkat pendidikan, rendahnya tingkat investasi dan strategi pembangunan dalam kesejahteraan masyarakat.

« Prev Post Next Post » Beranda

Tokoh Penemu Terpilih

Artikel Menarik !

 
"Indahnya Berbagi Walau Hanya Selembar Kertas Bekas"
hibahkan Skripsi, Tesis, Jurnal, Buku, untuk disalurkan ke yang membutuhkan melalui website kami. dengan cara mengrimkan softcopy ke email: bukukerjakita@gmail.com

COPYRIGHT © 2014. ALL RIGHTS RESERVED
[Valid Atom 1.0]