Home » , , » DISERTASI - Model Monitoring dan Evaluasi Pemberlakuan Standar Mutu Perkerasan Jalan Berbasis Pendekatan Sistemik

DISERTASI - Model Monitoring dan Evaluasi Pemberlakuan Standar Mutu Perkerasan Jalan Berbasis Pendekatan Sistemik

Kerusakan struktural perkerasan jalan di Indonesia sering terjadi sebelum umur layanan selesai. Peningkatan investasi pengelolaan perkerasan jalan juga tidak menunjukkan hubungan linier positip terhadap pencapaian mutu perkerasan jalan di berbagai ruas jalan nasional dan propinsi. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mendasar tentang bagaimana sesungguhnya pemberlakuan standar mutu perkerasan jalan tersebut dimonitor dan dievaluasi. Meskipun saat ini sudah banyak konsep model untuk mengendalikan implementasi standar mutu tetapi konsep tersebut belum menjelaskan hierarki setiap elemen dari bagian-bagian sistem pemberlakuannya secara komprehensif. Oleh karenanya diperlukan monitoring dan evaluasi pemberlakuan standar mutu yang dibangun sebagai struktur logic model yang hierarkis, komprehensif dan sistemik sebagai salah satu alternatif untuk menyempurnakan kekurangan beberapa konsep model yang sudah ada. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengembangkan suatu model monitoring dan evaluasi pemberlakuan standar mutu perkerasan jalan nasional dan propinsi di Indonesia.

Pengembangan model tersebut dilakukan secara deduktif dengan pendekatan sistemik berbasis logic model dengan metoda Analytical Hierarchy Process (AHP). Pendekatan ini untuk merepresentasikan struktur dan hierarki berbagai subsistem termasuk faktor, variabel beserta indikator dan parameternya dalam suatu rangkaian sistemik: input-process-output-outcome-impact. Selanjutnya konsep model tersebut diverifikasi dan divalidasi dengan empat tahapan survai pendapat pakar lebih dari 200 responden yang tersebar di 28 propinsi di Indonesia dengan latar belakang praktisi, akademisi, dan pakar di bidang perkerasan jalan. Survai pertama mengidentifikasi kinerja pemberlakuan standar mutu saat ini dan kerusakan struktural perkerasan jalan. Survai kedua mengidentifikasi dan memverifikasi 14 faktor, 131 variabel beserta indikator dan parameternya yang mempengaruhi pemberlakuan standar mutu. Survai ketiga adalah memverifikasi pengelompokan variabel dari 131 menjadi 50 variabel dan memvalidasi tingkat pengaruh variabel. Survai keempat adalah memvalidasi tingkat perbandingan kepentingan antar 50 variabel terhadap faktor pemberlakuan standar mutu. Hasil identifikasi menunjukkan kerusakan struktural perkerasan jalan nasional dan propinsi banyak terjadi pada awal umur pelayanannya karena ketidaktepatan prosedur (tatacara) pelaksanaan dan pengawasan kualitasnya terhadap standar mutu yang digunakan.

Secara umum, jenis kerusakan struktural tersebut adalah: (i) permukaan perkerasan hasil pembangunan jalan baru mengalami penurunan (ambles) dan bergelombang, dan (ii) permukaan perkerasan hasil peningkatan dan pemeliharaan berkala mengalami retak (cracking) dan berlubang (pothole). Monitoring dan evaluasi pemberlakuan standar mutu perkerasan jalan dimodelkan dalam struktur hierarki yang komprehensif berbasis pendekatan sistemik, terdiri atas 5 (lima) subsistem, 14 faktor dan 50 variabel. Bobot subsistem terhadap sistem pemberlakuan standar mutu, adalah: (i) Input 32,5% terdiri atas: sumber daya manusia pengendali mutu (15,1%), utilisasi alat uji (7,9%), utilisasi bahan uji (6,4%), dan tampilan format standar (3,1%); (ii) Process 19,7% terdiri atas: sosialisasi (8,0%), implementasi (5,9%), manajemen data (3,1%), dan distribusi (2,8%); (iii) Output 19,1% terdiri atas: tingkat pencapaian mutu (11,2%) dan tingkat pencapaian sosialisasi (7,9%); (iv) Outcome 15,0% terdiri atas: tingkat kekuatan struktural (9,0%) dan tingkat kekuatan fungsional (6,0%); Impact 13,7% terdiri atas: tingkat kemantapan jalan (7,8%) dan tingkat kenyamanan jalan (5,9%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 5 (lima) faktor dominan yang signifikan mempengaruhi pemberlakuan standar mutu secara sistemik, yaitu sumber daya manusia, sosialisasi standar mutu, pencapaian mutu, kekuatan struktural dan kemantapan jalan.

Dalam penelitian ini, hasil pemodelan tersebut ditransformasikan menjadi perangkat lunak berbasis pemrograman Delphi bernama MESTAM_JALAN (Monitoring dan Evaluasi Pemberlakuan STAndarMutu JALAN). Perangkat lunak ini digunakan untuk menghitung kecenderungan pengaruh variabel terhadap faktor pemberlakuan standar mutu dan merumuskan solusi dan rekomendasi untuk memperbaiki kinerja pemberlakuan standar mutu perkerasan jalan. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat digunakan untuk menunjukkan hasil evaluasi mutu perkerasan jalan antar ruas jalan dalam wilayah tertentu sebagai dasar perbaikan penanganan jalan nasional dan propinsi di Indonesia.

« Prev Post Next Post » Beranda

Tokoh Penemu Terpilih

Artikel Menarik !

 
"Indahnya Berbagi Walau Hanya Selembar Kertas Bekas"
hibahkan Skripsi, Tesis, Jurnal, Buku, untuk disalurkan ke yang membutuhkan melalui website kami. dengan cara mengrimkan softcopy ke email: bukukerjakita@gmail.com

COPYRIGHT © 2014. ALL RIGHTS RESERVED
[Valid Atom 1.0]